Sejarah perkeretaapian di Indonesia dimulai ketika pencangkulan pertama jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta) di Desa Kemijen oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Mr. L.A.J Baron Sloet van de Beele tanggal 17 Juni 1864. Pembangunan dilaksanakan oleh perusahaan swasta Naamlooze Venootschap Nederlansch Indische Spoorweg Maatschappij(NV. NISM) menggunakan lebar sepur 1435 mm.
Sementara itu, pemerintah Hindia Belanda membangun jalur kereta api negara melalui Staatssporwegen (SS) pada tanggal 8 April 1875.
Selasa, 31 Oktober 2017
Sabtu, 14 Oktober 2017
PENDIRIAN BADAN USAHA DI INDONESIA
PENDIRIAN BADAN USAHA DI INDONESIA
Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi. Badan usaha di Indonesia dibangun untuk melakukan kegiatan bisnis. Dengan adanya badan usaha maka kegiatan bisnis dan roda ekonomi negara dapat terus berjalan dan memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Badan usaha yang didirikan dapat memiliki jenis yang berbeda tergantung dari tujuan dari badan usaha tersebut, selain itu pendirian badan usaha harus melalui beberapa prosedur yang wajib dilakukan oleh pemilik badan usaha.
Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi. Badan usaha di Indonesia dibangun untuk melakukan kegiatan bisnis. Dengan adanya badan usaha maka kegiatan bisnis dan roda ekonomi negara dapat terus berjalan dan memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Badan usaha yang didirikan dapat memiliki jenis yang berbeda tergantung dari tujuan dari badan usaha tersebut, selain itu pendirian badan usaha harus melalui beberapa prosedur yang wajib dilakukan oleh pemilik badan usaha.
Selasa, 02 Mei 2017
Teori Game
Teori
game adalah suatu model matematika yang diterapkan untuk menganalisa situasi
persaingan dan konflik antara berbagai kepentingan sehingga dapat mengambil
suatu keputusan. Teori permainan ini awalnya dikembangkan oleh seorang ahli
matematika perancis yang bernama Emile Borel pada tahun 1921. Yang selanjutnya
dikembangkan lebih lanjut oleh John Van Neemann dan Oskar Morgenstern sebagai
alat untuk merumuskan perilaku ekonomi yang bersaing. John Van Neemann dan
Oskar Morgenstern mengungkapkan bahwa, “Permainan terdiri atas sekumpulan
peraturan yang membangun situasi bersaing dari dua sampai beberapa orang atau
kelompok dengan memilih strategi yang dibangun untuk memaksimalkan kemenangan
sendiri atau pun untuk meminimalkan kemenangan lawan. Peraturan-peraturan
menentukan kemungkinan tindakan untuk setiap pemain, sejumlah keterangan
diterima setiap pemain sebagai kemajuan bermain, dan sejumlah kemenangan atau
kekalahan dalam berbagai situasi.”
Kamis, 06 April 2017
Perkembangan Teknologi Game
Teknologi game terdiri dari dua kata, yaitu Teknologi dan Game.
Teknologi adalah keseluruhan fasilitas untuk menyediakan sesuatu yang
dibutuhkan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Secara umum
teknologi dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun bukan benda
yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk
mencapai suatu tujuan.
Sedangkan Game adalah permainan yang menggunakan interaksi antarmuka
pengguna melalui gambar yang dihasilkan oleh piranti video.
Jadi
dapat kita simpulkan bahwa Teknologi Game berarti proses baik berupa
yang dilakukan sistem atau perangkat keras yang diberlakukan dalam upaya
untuk mendukung kinerja dari game.
Langganan:
Postingan (Atom)